KM Kelud Istirahat, 39 ABK Masuk RS Covid-19 Pulau Galang
KM Kelud / Pemkot Batam

Update 13 April, 23:00 – Kepala Cabang PT Pelni Medan M Luthfi mengatakan: Pelni menghentikan sementara operasi KM Kelud selama dua minggu. KM Kelud dilabuhkan Pelabuhan Belawan, Medan, untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona (Covid-19).

KM Kelud sejak Minggu 12 April 2020, setelah tiba di Pelabuhan Batuampar, Kota Batam, diputuskan untuk menjalani port-stay atau menghentikan seluruh pelayarannya dan parkir di pelabuhan. Penyebabnya, salah seorang ABK (anak buah kapal) teridentifikasi sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19. Dan hari ini, Senin 13 April 2020, 39 orang ABK lainnya mulai dikarantina di rumah sakit observasi dan penampungan Covid-19 yang baru dihadirkan di Pulau Galang, Batam. Adapun ABK yang positif menjalani perawatan di RS BP Batam.

KM Kelud datang dari Jakarta dan tiba di Batam pada Minggu pagi. Setelah penumpang turun, tulis kantor berita Antara, pemeriksaan pun dilakukan terhadap para ABK dan satu orang dinyatakan positif. Selanjutnya, di Batam, Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni (Persero) Yahya Kuncoro mengumumkan kalau KM Kelud harus menjalani port-stay. Perjalanann ke pelabuhan berikutnya, Tanjung Balai Karimun dan Belawan, pun dibatalkan. Adapun para ABK selanjutnya akan menjalani karantina mandiri.

Dalam perkembangannya, dan setelah memperoleh hasil akhir penelusuran kontak dan pemeriksaan rapid test terhadap seluruh awak KM Kelud (94 orang), 39 ABK ditetapkan berstatus orang tanpa gejala (OTG). Mereka hari ini dikirim ke RS khusus Infeksi Emerging yang baru dihadirkan di Pulau Galang, di selatan Kota Batam. RS khusus ini hadir sesuai Perpres No 52 tahun 2020 yang diteken Presiden Jokowi pada 31 Maret 2020, sebagai pusat observasi dan penampungan penderita dan terduga pengidap Covid-19.

Port-stay KM Kelud akan dilakukan di Pelabuahan Belawan, Medan. ”Sebanyak 61 orang, termasuk nahkoda, tetap mengoperasikan KM Kelud. Sedangkan 40 crew lainnya ditinggal di Batam karena menjalani karantina,” kata  Yahya Kuncoro. Sampai kapan KM Kelud akan beristirahat? Yahya Kuncoro hanya bilang ”sementara waktu”.//che/antara

Share on Whatsapp

Leave a Reply